Assalamu’alikum.wr.wb
Hallo,selamat malam para fans,hhe. Jumpa lagi dengan
saya,dengan cerita-cerita wisata. Okey kali ini saya akan menceritakan sedikit
pengalaman saya saat ingin ngecamp di Pantai di Yogyakarta.
Hmmt,ngecamp di gunung mah udah biasa dan sudah sering saya
lakukan,oleh karena itu saya dan teman-teman berencana ingin ngecamp di pantai.
Setelah browsing di mbah google kami menemukan pantai yang masih asri yang
belum begitu terkenal,yaitu Pantai Poktunggal pantai daerah gunung kidul.
Tepatnya tanggal 9 mei 2015 sehabis pulang kerja rencana jam
2 berangkat eh dasar jam karet,molor nya sampai 1 jam hmmt akhirnya jam 3 baru
berangkat,kami berangkat 11 orang,di dalam perjalanan cukup lancer untung kali
ini tidak kehujanan cuma gerimis dan
sempet hujan tapi untungnya pas sampe situ uda reda. Di tengah perjalanan
karena ingin ambil jalan pintas,eh ternyata ketemu dengan pak polisi yang
ganteng-ganteng pada kumpul aku sih tenang saja,karena say tertib dalam
berkendara dan surat-surat saya lengkap,tapi ternyata salah satu teman saya ada
yang tidak punya sim,ya akhirnya suruh mampir pak polisi,mungkin di suruh
ngopi-ngopi dulu ya,,,hahaha. Za yang namanya pak polisi uang damai 50 ribu
melayang deh,ya akhirnya lolos deh,tapi masih ada 2 temen say d belakang kirain
ketangkep juga,eh ternyata malah mampir warung dan malah ngopi-ngopi dengan
santainya,,hmmt sakti juga dia.
Za akhirnya kami balik arah untuk cari jalan lain,Karen
temen kita masih di belakang dan tidak mungkin lewat sini. Lanjut perjalanan,za
rencana sampai pantai bisa menikmati sunset kita semua tancap
gas,werrr,,,weeer,,tapi ternya ada 1 motor tua yang gx bisa lari dan akhirnya
tertinggal jauh dan mau tidak mau kita menunggu dan setelah sampai pantai sang
mentari sudah tak terlihat,

za setidaknya masih ada seberkas cahaya sore yang
menemani kita berfoto ria sejenak sambil mencari tempat untuk mendirikan tenda.
Setelah tenda berdiri kami mulai istirahat sejenak dan ternyata perut pun sudah
keroncongan,za sekedar info saja disini banyak warung yang menyediakan banyak
makanan antara laen pop mie,nasi goring,dan masih banyak lauk yang tersedia
disini,oia bagi yang pengen api unggundisini juga jual kayu bakar 1 iket nya
Rp.10,000,-,dan sewa tong nya Rp.20.000,-,tapi kita-kita punya ide cari kayu
bakar sendiri,kita kan petualang sejati,,haha
Oia ternyata disini kalau mendirikan tendan harus bayar per tenda Rp.5,000,-,heemt malam semakin larut kami pun tidur sejenak sambil menunggu pagi yang lebih indah. tepat jam 5 pagi kita terbangun dari tidur za bagi yang muslim jangan lupa sholat shubuh ya guys.
Setelah sholat shubuh kita mulai lagi petualangan kita guys,kita mencari pemandangan yang indah untuk berfoto-foto,kita nyoba nyari view dari atas bukit sambil melihat luasnya lautan dan inilah
Setelah puas di atas kita turun dan mencari pemandangan yang lebih indah lagi di pinggir pantai,wah ternyata gak jauh dari pantai pok tunggal di sebelahnya ada pantai tapi gx tau namanya apa,,haha
emm setelah sang surya menampakan diri saya mencoba foto dengan gaya seperti ini guys
dan inilah cerita kita dari pok tunggal,inilah kita,bersama itu indah,dan kenangan indah ini akan selalu kukenang sampai nanti menjadi sebuah cerita untuk anak cucu kita.
Ciptakan bahagia mu sendiri,salam lestari alam kita,jaga,rawat dan lindungi alam kita agar tetap indah slamanya.
No comments:
Post a Comment